Promo Pena

Ini Penyebab Elektabiltas RAPI Lebih Unggul Dari Petahana

PENASULTRA ID, MUNA – Karakter dan gaya kepemimpinan calon bupati Muna LM Rajiun Tumada banyak dinanti oleh masyarakat Bumi Sowite. Tidak heran mantan bupati Muna Barat (Mubar) itu tatkala berpasangan dengan La Pili yang telah tiga kali terpilih sebagai Aleg DPRD Sultra, mengungguli rivalnya LM Rusman Emba-Bahrun Labuta.

Covid-19 Pemprov

Hal itu dibuktikan oleh hasil survei yang dirilis Barometer Suara Indonesia (BSI) baru-baru ini, dimana elektabiltas Rajiun Tumada-La Pili (RAPI) berada pada posisi 42,50 persen suara, sementara Rusman-Bahrun kalah 6,14 persen yakni 36,36 persen. Sedangkan 21,14% suara masih harus diperebutkan oleh kedua paslon, karena belum menentukan pilihannya.

Juru Bicara (Jubir) Paslon RAPI Wahidin menyebut, ungggulnya elektabiltas RAPI dari petahana, selain disebabkan karakter dan gaya kepemimpinan Rajiun yang digandrungi mayoritas masyarakat Muna. Program unggulan yang ditawarkan paslon nomor urut 2 itu dinilai lebih realistis dan pro rakyat.

“Pak Rajiun juga punya karakter kepemimpinan yang tegas dan disiplin dalam memimpin, dibanding karakter kepemimpinan Rusman Emba yang tidak tegas,” kata Wahidin, Jumat 27 November 2020.

Menurut Wahidin, dampak ketidaktegasan Rusman Emba dalam memimpin kabupaten Muna sangat besar. Karakternya yang tidak tegas itu pula, sambungnya, menjadikannya dinilai plin plan dalam menjalankan program kerjanya.

“Beberapa waktu lalu katanya, Rusman Emba bermanuver untuk merubah RPJMD. RPJMD itu dirubah karena beberapa pekerjaan proyek yang sudah dan sedang dilaksanakan tidak masuk dalam RPJMD, salah satunya adalah pekerjaan penimbunan laut di Motewe termasuk program pariwisata dengan jargon “Mai Te Wuna” juga belakangan baru masuk dalan RPJMD perubahan,” ulasnya.

Promo Pena

“Dia (Rusman Emba) juga kerja tak sesuai program dan visi misi yang dijanjikan saat kampanye Pilkada tahun 2015 lalu, makanya banyak janji politiknya tidak dipenuhi. Karakter seperti itulah membuat masyarakat Muna meninggalkan Rusman dan beralih mendukung RAPI,” timpalnya.

Berbeda dengan sosok Rajiun, lanjut Wahidin, Rajiun komitmen dalam menjalankan visi misi serta janji politiknya saat Pilkada di Mubar 2017 lalu. Dan saat menjabat Bupati Mubar, RPJMD tidak berubah sehingga apa yang dijanjikannya hanya menunggu waktu pasti akan terlaksana sebelum masa jabatannya berakhir.

Program kerja yang ditawarkan paslon RAPI lebih realistis. Realistis dari segi anggaran, masa jabatan, sinkronisasi dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat juga realistis dalam kerangka mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Wahidin menambahkan, hasil survey BSI ini sangat masuk akal sebab setelah dikomparasi dengan hasil pendataan tim di lapangan (door to door), jumlah dukungan suara untuk RAPI saat ini sudah mencapai 64.622 suara (lebih dari setengah jumlah DPT Muna).

“Jadi bagi pihak lawan yang ingin membantah hasil survey BSI sebaiknya membantah dengan menunjukan hasil survey lembaga lain, itu juga kalau hasil survey lembaga lain berbeda dengan BSI. Tapi saya meyakini, bahkan jika lembaga survey lain yang melakukan survey hasilnya tidak akan berbeda, sebab Paslon RAPI sudah memenangkan hati masyarakat Muna,” jelasnya.

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.