Promo Pena

DKPP Sebut Tiga Masalah Ini Kerap Terjadi saat Pilkada

PENASULTRA.ID, KENDARI – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menyebut pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 tergolong sukses.

Pasalnya, adanya pandemi Covid-19 penyelenggara memprediksi akan rendahnya pasrtisipasi pemilih yakni sekitar 60 persen kebawah, namun faktanya partispasi pemilih mencapai 75 hingga 80 persen.

Anggota DKPP RI, Dr. Alfitra Salamm mengatakan, Pilkada Serentak 2020 cukup mengejutkan. Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen penyelenggara dan sinergi dengan berbagai pihak.

“Partisipasi cukup tinggi, untuk tingkat provinsi di Sulut, sementara tingkat kabupaten di Wakatobi,” kata Alfitra saat mengadakan kegiatan Ngetren Media bahas etika penyelenggara pemilu disalah satu hotel di Kendari, Jumat malam, 11 Desember 2020.

Meski demikian, masih terdapat masalah pada pelaksanaan Pilkada, diantaranya terkait daftar pemilih tetap (DPT). Dimana Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak saling percaya.

“Setiap pilkada masalahnya selalu DPT. Pertama ada masyarakat memiliki e-ktp tapi belum masuk dalam DPT. Ada juga sudah punya e-ktp ataupun suket tapi bisa bisa memilih,” jelas Alfitra.

“Adanya dualisme, dukcapil dan KPU. Mereka tidak saling percaya. Inilah yang mengakibatkan DPT masih belum sempurna,” tambahnya.

Menurutnya, selain DPT, masalah lainnya yang sering terjadi yakni adanya money politic (politik uang) dan mobilisasi aparatur sipil negara (ASN).

“Untuk money politic jawabannya bervariasi, ada yang bilang rejeki tidak boleh ditolak, rejeki datang dari atas dan lain-lain. Sementara mobilisasi ASN cendrung dilakukan oleh petahana,” tutupnya.

Untuk diketahui, sejak 2012 hingga 2020, terdapat 282 penyelenggara di Sultra yang diadukan di DKPP RI. Khusus di 2020, terdapat lima penyelenggara yang diadukan, empat diantaranya diberi sanksi peringatan tertulis sementara satunya diberhentikan.

Penulis: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.