Promo Pena

UN Diganti Jadi Asesmen Nasional, Ini Penjelasan Asrun Lio

PENASULTRA. ID, KENDARI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud resmi menghapus Ujian Nasional (UN) pada tahun ini (2021). Sebagai gantinya, diberlakukan Asesmen Nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio mengatakan, Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, termasuk jenjang menengah (SMA).

Asesmen Nasional dengan menerapkan sistem uji kemampuan minimum (UKM) yang berbeda dengan UN ini digunakan untuk mengetahui pemetaan pendidikan di Indonesia, termasuk Sultra agar bisa mengetahui kualitas pendidikan di daerah tersebut.

“Asesmen nasional itu menguji kemampuan minimum dilihat dari kemampuan literasinya dan numeriknya. Juga mengukur lingkungan belajar, tapi lingkungan belajar itu diukur bukan hanya siswa tapi guru juga dan tenaga kependidikan,” kata Asrun beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Asesmen Nasional yang rencananya akan dilaksanakan pada Maret 2021 ini juga menggunakan sistem survei karakter.

“Akan diikuti oleh siswa kelas 11 di tiap-tiap SMA yang akan di acak oleh sistem, sehingga dalam satu sekolah hanya 45 siswa saja yang terpilih mewakili sekolahnya dalam Asesmen Nasional,” beber Asrun.

“Ini akan dilaksanakan setiap tahun. Sehingga kita tahu, oh ternyata SMA ini dalam berada pada level ini. Jadi itu juga bisa menggambarkan kualitas pendidikan pada wilayah itu,” tutup Asrun.

Penulis: Lalu Muh. Fadli
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.