Pemprov Pancasila
Pemprov TNI
4 Pjs Bupati

Ini Penjelasan RSUD Kendari Atas Meninggalnya Pengemudi Ojol di Kamar Kosnya

PENASULTRA.ID, KENDARI – Teka-teki soal penyebab kematian pengemudi ojek online (Ojol) berinisial MN (29) yang ditemukan tewas didalam kamar kosnya di lorong jeruk Jalan Kancil Kelurahan Andonouhu, Kota Kendari diklaim terindikasi Covid-19 ternyata negatif.

Promo Pena

Pasalnya, kehadiran pihak kepolisian dan petugas kesehatan RS Bhayangkara Kendari yang memakai alat pelindung diri sontak membuat masyarakat panik kian marak penyebaran virus Corona di kota Lulo ini.

Hal itu dibenarkan usai pihak RSUD Kota Kendari mengumumkan asil lab uji darahnya, menunjukan pria tersebut mengalami penurunan Trombosit. Diketahui pemuda tersebut adalah pasien yang sempat berobat di RSUD Kota Kendari, pada 19 Maret lalu.

“Gejalanya memang awalnya DBD, setelah uji lab maka disimpulkan DBD,”ungkap Sukirman, Direktur RSUD kota Kendari saat ditemui awak media, Sabtu 21 Maret 2020.

Sukriman menjelaskan, gejala Covid 19 memang mirip dengan demam berdarah (DBD) yakni flu, batuk dan demam tinggi.

Pena Siberindo

“Memang gejala-gejalanya sama. Soal pihak kepolisian yang memakai alat pelindung diri (APD) di TKP itu hanya persoalan SOP dan tidak salah,” ujarnya.

Sukirman menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap si pasien dan alhasil positif DBD. Usai diperiksa pasien disarankan untuk dirawat secara intensif di RSUD, sayangnya dia tidak berkenan dan memilih untuk pulang.

“Jadi saat itu (19 Maret) dia datang dan tak mau menjalani perawatan sesuai yang dianjurkan dokter. Akhirnya dia pulang karena tak mau dirawat,” beber Sukirman.

Berdasarkan data yang dihimpun, Polisi telah melakukan visum terhadap MN di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari dan tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. (*)

Penulis : Burhanuddin
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.