PENASULTRA.ID, MUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna telah membangun empat Base Transceiver Station (BTS) pada tahun 2022 menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan nilai kontrak sebesar Rp2,4 miliar.
BTS ini dibangun di empat wilayah di Muna, yakni 1 unit di Desa Bangun Sari Kecamatan Lasalepa, 1 unit di Desa Lakarama Kecamatan Towea, dan dua unit lainnya berdiri di Desa Moolo Kecamatan Batukara dan Desa Leumetingki Kecamatan Pasir Putih. Empat wilayah itu belum memiliki jaringan internet.
BTS tersebut pengerjaannya telah rampung 100 persen, namun sayang hingga kini belum dapat difungsikan.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Muna Muh Haidar mengatakan, alasan belum berfungsinya empat BTS tersebut dikarenakan belum adanya perusahaan yang menyediakan layanan akses internet (provider).
Haidar mengaku, pihaknya telah membangun komunikasi dengan provider Telkomsel dan XL. Akan tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak provider.
“Kita tunggu jawaban dari pihak provider sampai akhir bulan (Juli 2023) ini,” kata Haidar kepada awak media baru-baru ini.
Discussion about this post