DPRD Gula
Pemprov Pancasila
Pemprov TNI

Kendala Biaya, Pengidap Tumor Ganas di Konkep Pasrah Hanya Bisa Berbaring di Rumah

PENASULTRA.ID, KONAWE KEPULAUAN – Jumaena (49) warga Desa Wawolaa, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Bombana Gula

Ibu yang memiliki tiga orang anak ini sudah berbulan-bulan menjerit kesakitan dan terbaring dikediamannya karena didiagnosa mengidap penyakit tumor ganas di bagian leher.

Sebelumnya, Jumaena numpang tinggal dan dirawat di rumah kaluarga dari suaminya di Desa Mata Langara. Namun saat ini ia sudah kembali dirawat di rumahnya sendiri yang terletak di bibir pantai Desa Tanjung Batu, Kecamatan Wawonii Barat.

Suami Jumaena, Maute mengaku hanya mampu merawat istrinya itu di rumah. Kendati rumah mereka sudah nampak seperti gubuk yang lantai dan didindingnya nampak lapuk termakan usia.

“Jangankan membawa berobat, untuk makan saja susah pak. Jadi pasrahmi saja begini pak sambil memberi obat alami saja dari kayu bajaka,” kata Maute, Selasa 28 Januari 2020.

“Sudah dibantu melalui pak Wakil Bupati Konkep, Pak Andi Lutfi dan membawa kami ke RS Bahteramas. Tapi tidak ada tindakan juga dari RS sana, hanya dikasi baring saja begitu, sama saja seperti di sini baring saja. Makanya kami pulang saja,” tuturnya.

Pena Siberindo
Jumaena yang terbaring lemah di rumahnya. Foto: Nanang Sofyan

Mendengar ada warga yang terkena tumor ganas yang kondisi ekonominya yang sangat jauh dari kata sejahtera, anggota DPRD Konkep, Kalbi Erdiyansyah langsung bergegas ke rumah Jumaena.

Setibanya di rumah Jumaena, politisi PKB Konkep yang didampingi Kades Langara Bajo dan Kades Tanjung Batu turut memberi support untuk kesembuhan Jumaena.

“Insha Allah dengan ikhtiar, doa dan suport dari keluarga dan orang di sekitar bisa membangkitkan semangat beliau dalam menjalani cobaan yang berat itu,” kata politisi yang akrab disapa Ical ini usai berkunjung ke rumah Jumaena, Selasa 28 Januari 2020.

Sebagai wakil rakyat, kata Ical, ia akan berupaya melakukan pengawasan dan berdiskusi mencari solusi terbaik bagi Jumaena dengan pihak yang menengahi bidang kesehatan dan pelayanan sosial lainnya.

“Kita berharap segera menemukan solusi yang bisa meringankan beban Ibu Jumaena. Baik beban penyakitnya maupun beban ekonominya,” ujarnya Ical.(b)

Penulis: Nanang Sofyan
Editor: Faisal

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.