Pemprov Pemuda
Pemprov TNI
DPRD Gula

Sukses Tangani Covid-19, Bupati Surunuddin Jadi Pemateri di Webinar UGM

PENASULTRA.ID, KONAWE SELATAN – Bupati Konawe Selatan (Konsel) H. Surunuddin Dangga menjadi salah satu pemateri dalam Webinar Universitas Gadjah Mada (UGM). Terpilihnya Surunuddin sebagai pemateri dalam Webinar itu, karena dianggap berhasil dalam menangani dan menanggulangi penyebaran Covid-19 di Konsel khususnya warga yang terdampak pandemi secara ekonomi diantaranya, mendapatkan bantuan bansos sembako, bansos uang tunai, bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) dan program prioritas lainnya termasuk kebijakan inovasi daerah.

Bombana Gula

Keberhasilan itu, baik di awal dari penyebaran wabah hingga tatanan kebiasaan hidup baru atau New Normal yang sudah diterapkan di Konsel itu sendiri. Keberhasilan itu diantaranya sukses memberlakukan sejumlah kebijakan, seperti penerapan protokol kesehatan dan penanganan kesehatan, stimulus percepatan dan pemulihan ekonomi dan penyaluran jaring pengaman sosial.

Karena tanggap, cepat dan tepat sasaran mengimplementasikan kebijakan tersebut diatas dalam menahkodai wilayah otoritanya, pihak UGM mengapresiasi dengan mengundang H. Surunuddin Dangga menjadi pembicara Webinar dengan tema pengalaman Pemda dalam implementasi kebijakan penanganan Covid-19.

Surunuddin mengatakan, pelaksanaan kebijakan penanganan wabah corona di Konsel fokus pada enam bagian program kerja yakni, gerakan masyarakat sehat dan cerdas, refocusing anggaran, bansos, kebijakan masa pandemi, penerapan new normal dan inovasi daerah.

“Sebelum Covid di umumkan, kita sudah gaungkan gerakan Konsel cerdas dan sehat ke masyarakat, yang dikuatkan dan dituangkan dalam Perda Nomor 32 Tahun 2013 tentang Mandara Mendidoha di bidang Kesehatan dan Pendidikan yang implementasinya berbasis desa dan lingkungan. Sehingga ketika wabah, masyarakat tidak takut dan tetap beraktifitas seperti biasa dengan penerapan ketat protokol kesehatan,” kata Surunuddin dalam rapat Webinar di ruang kerjanya, Sabtu 29 Agustus 2020.

Pena Pemuda

Menurutnya, kebebasan beraktifitas untuk menjaga ketahanan pangan dan dampak lesunya ekonomi ditengah pandemi. Namun Pemda tetap mengontrol dengan melakukan pengendalian penyebaran wabah melalui deteksi, tracing dan isolasi, seperti melakukan rapid test dipasar-pasar dan ruang publik lainnya.

Dikatakannya, sebelum Covid menerpa, jauh sebelumnya Pemda Konsel telah memiliki strategi sekaligus bagian dari langkah antisipatif dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda), khususnya dibidang kesehatan dan pendidikan yang dituangkan dalam RPJMN Tahun 2016, sehingga ketika pandemi melanda, masyarakat tidak panik menghadapi wabah karena terbiasa hidup sehat.

“Antisipasi dan penanganan wabah, kita jadikan rumah sakit Konsel sebagai rujukan Covid-19 dengan menyediakan APD pada masa pandemi ditengah stok langka dan harga mahal, serta optimalisasi fasilitas dan tenaga kesehatan baik di RS hingga tingkat Puskesmas,” jelasnya.

Selain Bupati Konsel, Webinar yang dipimpin Ketua Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) UGM, Prof Dr Muhadjir Darwin ini, juga melibatkan Bupati Kepulauan Talaud (Provinsi Sulawesi Utara) Elly Engelbert Lasut, Bupati Mimika (Papua) Eltinus Omaleng, Bupati Fak-Fak (Papua Barat) Dr Mohammad Uswanas.

Penulis: Supyan
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.