Pemprov Pemuda
DPRD Gula
Pemprov TNI

JaDI Sultra Harap Pilkada Serentak 2020 Ditunda

PENASULTRA.ID KENDARI – Penyebaran Covid-19 di Indonesia pada umumnya terus mengalami kenaikan salah satunya di Sulawesi Tenggara (Sultra). Bertambahnya positif Covid-19 di Sultra bisa menjadi ancaman terjadinya penundaan pesta demokrasi Pilkada serentak 2020 yang sementara berproses di tujuh kabupaten di Sultra.

Bombana Gula

Ketua Presedium JaDI Sultra Hidayatullah menjelaskan, ketidak patuhan terhadap protokol Covid-19 adalah alasan utama terjadinya penundaan. Pasalnya, bencana non alam bisa mengancam keselamatan utama masyarakat.

Dayat mengakui, faktor keselamatan yang menjadi kepentingan utama orang banyak menjadi poin utama misi bersama. Selain itu, dalam Undang-Undang No 2 yang diundangkan dalam UU Nomor 6 Tahun 2020 pasal 201 menerangkan hakikat Pilkada tidak dapat dilaksanakan sepanjang kedaruratan akibat pandemi belum berakhir.

Pena Pemuda

“Kemudian Kepres nomor 12 tahun 2020 tentang kedaruratan bencana non alam belum dicabut oleh Presiden dan penyebaran COVID di Indonesia yang terus meningkat serta realita ketidak patuhan perserta kada terhadap disiplin Covid19,” kata Dayat, Sabtu 12 September 2020.

Menurut dia, tidak ada alasan Pilkada harus ditunda. Apalagi kegamangan politik dan tidak terterpadunya (tidak terintegrasinya) antara pemerintah daerah, KPU, Bawaslu dalam penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Covid19.

“Secara pribadi saya tegaskan politik sesungguhnya adalah bermuasal dari tekad mengorganisir kepentingan bersama dan untuk pemulyaan kepentingan bersama. Sehingga, politik bukan sekedar kekuasaan dan jabatan maupun uang maka, demi kesehatan dan keselamatan berjiwa besarlah untuk menunda Pilkada ditengah keprihatinan bersama Covid-19,” tutup Dayat.

Penulis: Supyan
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.