Promo Pena

Innalilahi, Bayi dari Pasien Wa Samu Tidak Tertolong

PENASULTRA.ID, WAKATOBI – Innalillahi, kabar duka datang dari keluarga Wa Samu (25), salah satu pasien melahirkan abnormal asal Desa Komala Kecamatan Wangiwangi Selatan, Wakatobi yang dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Palagimata Baubau.

Bayi tercinta Wa Samu diduga meninggal dalam rahim saat diperjalanan menuju RS Palagimata Kota Baubau.

Kabar duka itu disampaikan La Mukana keluarga pasien saat dihubungi wartawan PENASULTRA.ID, Minggu 27 September 2020, sekitar pukul 08.07 Wita.

La Mukana mengatakan, kabar duka tersebut diterima dari keluarga yang mendampingi pasien pada 26 September 2020 sekitar pukul 22.00 Wita.

“Kami dengar meninggalnya dalam rahim ibunya pak,” terangnya La Mukana.

Menurutnya, jenazah bayi rencananya akan dimakamkan di kampung halaman orang tuanya di Desa Wungka, Wangiwangi Selatan.

Jenazah bayi tak berdosa itu kini sedang dalam perjalanan pulang ke Wakatobi.

La Mukana berharap, agar Pemerintah Daerah Wakatobi menempatkan dokter spesialis kandungan di Wakatobi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Untuk diketahui, sebelum bayi tersebut meninggal, ibunya sempat di rawat di Puskesmas Wangiwangi Selatan pada 26 September 2020 sekitar pukul 05.00 Wita.

Namun, pihak puskesma mengaku tidak bisa ditanganinya sebab pasien tak bisa bersalin normal atau patologi (abnormal) sehingga harus mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis kandungan.

Pihak puskesmas akhirnya menyarankan Wa Samu untuk dirujuk ke RS Palagimata Baubau. Sayangnya keluarga pasien tak memiliki biaya. Akan tetapi pada pukul 14.40 Wita Wa Samu mendapat donasi dari berbagai dermawan sehingga pasien langsung dirujuk ke Baubau.

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.