Promo Pena

Hajirun Sebut Ekonomi Wakatobi Lesuh Karena Pengelolaan APBD Yang Buruk

PENASULTRA.ID, WAKATOBI – Tokoh Pulau Kaledupa, Hajirun menyebut kelesuan ekonomi Wakatobi disebabkan oleh pengelolaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang sangat buruk.

Hal ini disampaikan Hajirun dalam kampanye dialogis pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi nomor urut dua, H. Haliana-Ilmiati Daud di Desa Lewuto, Kecamatan Kaledupa, Kamis 15 Oktober 2020.

“Bayangkan soami saja tidak laku. Ini keluhan masyarakat kita. Kita butuh perubahan saat ini,” kata Hajirun.

Menurutnya, kondisi ekonomi lesuh di Kabupaten Wakatobi saat ini tidak bisa dipertahankan. Masyarakat harus diberikan ruang untuk hidup yang lebih sejahtera.

“Satu-satunya jalan kita harus ganti bupati untuk melakukan perubahan terhadap Wakatobi yang lebih sejahtera,” terang Hajirun.

Olehnya, ia meminta warga Pulau Kaledupa terutama Desa Lewuto untuk mendukung dan memenangkan paslon berakronim HATI, karena ia yakin gagasan perubahan yang diusung HATI dapat direalisasikan.

“Jangan memilih pemimpin yang banyak janji tapi tidak bisa direalisasikan kecuali Haliana dan Ilmiati Daud yang membawah jargon perubahan untuk masyarakat Wakatobi yang lebih sejahtera,” beber Hajirun.

Sementara itu, Ilmiati Daud mengatakan, ia bersama Haliana berkomitmen untuk melakukan perubahan terhadap seluruh masyarakat Wakatobi.

“Potensi alam Wakatobi sangat luar biasa, mampu mensejahterakan rakyat, namun harus dikelolah dengan baik. Untuk itu pihaknya memprogramkan Berhati Emas melalui visi mewujudkan Wakatobi sebagai kabupaten maritim konservasi yang sentosa,” jelas Ilmiati.

Salah satu fokus utama program HATI yakni membenahi dan membangun kebutuhan dasar ekonomi masyarakat, pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar hidup manusia yang dikeluhkan masyarakat selama ini.

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.