4 Pjs Bupati
Pemprov TNI
Pemprov Pancasila

Kampanye Di Mantigola, Paslon HATI Diarak Melintasi Jembatan Rusak

PENASULTRA.ID, WAKATOBI – Pasaangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi, Haliana-Ilmiati Daud kembali mengadakan kampanye dialogis untuk memperkenalkan visi misi dan program kerjanya kepada masyarakat.

Kali ini pasangan berakronim HATI berkampanye di Desa Mantigola, Pulau Kaledupa, Minggu 18 Oktober 2020.

Saat tiba di desa yang mayoritas suku Bajo tersebut, paslon HATI bersama rombongan dijemput ratusan warga. Mereka diarak menyeberangi jembatan titian yang merupakan satu-satunya jalan penghubung daratan Pulau Kaledupa dengan perkampungan suku Bajo.

Namun jembatan tersebut dalam keadaan rusak parah. Sesekali mereka harus berhenti dan kembali mengatur langkah untuk menghindari bagian papan yang sudah rusak. Jembatan yang panjangnya kurang lebih 200 meter hanya disusun beberapa papan yang merupakan swadaya dari masyarakat suku Bajo.

Dengan kondisi seperti ini, masyarakat di Desa Mantigola menginginkan pemimpin baru yang membawa visi perubahan untuk masyarakat yang lebih sejahtera. Mereka menilai empat tahun terakhir tidak mendapat perhatian pembangunan dari pemda.

Pangki, salah seorang warga Desa Mantigola mengaku, minimnya sentuhan pembangunan dari pemda dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengakibatkan arus dukungan terhadap pasangan HATI menguat sejak keduanya direkomendasikan sejumlah partai pengusung.

“Ada sejumlah program Wakatobi bersinar dari pemerintah hari ini, tapi sebagai masyarakat Mantigola tidak tersentuh. Ini yang membuat kami kecewa,” kata Pangki saat memberikan orasi dukungan politik terhadap pasangan HATI.

“Oleh karena itu kami inginkan pemimpin baru. Kami siap memenangkan HATI, semoga kita bisa keluar dari penderitaan ini,” tambahnya.

Ia berharap, Haliana dan Ilmiati Daud tidak seperti pemimpin lainnya yang hanya mengumbar janji, tapi tidak direalisasikan, itu hanya akan menyakitkan perasaan rakyat.

Menanggapi hal tersebut, Haliana mengatakan, untuk mensejahterakan masyarakat Suku Bajo di Wakatobi yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, ia bersama Ilmiati Daud memprogramkan perikanan mandiri.

Setiap nelayan akan dibina agar lebih profesional oleh tenaga ahli yang ditugaskan di setiap desa.

Hasil tangkap nelayan akan dibeli perusahan daerah (perusda) dengan harga yang menggiurkan, kemudian didistribusikan ke pasar nasinal maupun Internasional yang dapat meningkatkan pendapatan aslibdaerah Wakatobi.

“Selain perbaikan jalan, air bersih dan listrik 24 jam, kami juga akan memperbaiki kebutuhan dasar masyarakat Wakatobi di bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan ekonomi rakyat yang selama ini dikeluhkannya,” tutup Haliana.

Setelah di Mantogola, paslon Haliana dan Ilmiati Daud mengarah ke Desa Horuo untuk berkampanye. Rencananya paslon nomor urut dua ini akan berkampanye di setiap desa/kelurahan di Pulau Kaledupa sampai tanggal 26 Oktober 2020 mendatang.

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.