Promo Pena

Video Joget Ibu-Ibu Timses HALO Diatas Kapal Simba Mendadak Dihapus

PENASULTRA.ID, WAKATOBI – Video joget sekelompok ibu-ibu yang diduga tim sukses H. Arhawi-Hardin La Omo (HALO) dalam Pilkada 2020 diatas kapal KM Simba mendadak dihapus dari baranda Facebook (FB) milik Tata Bin Daud.

Promo Pena

Saat dimintai klarifikasi soal dihapusnya video tersebut, Tata Bin Daud membantah jika video tersebut dihapus karena ditegur sesama tim sukses. Tetapi dihapus karena ia khawatir ada pihak lain yang tidak nyaman.

“Dihapus saja karena saya dengar ada teriakan-teriakan yang kurang nyaman, saya tidak mau seperti itu,” kata Tata Bin Daud saat dimintai klarifikasi wartawan Penasultra.id belum lama ini.

“Nanti saya dengar kembali. Semuanya saya hapus untuk saling menghormati saja, karena ada teriakan yang menggangu musik,” sambungnya.

Sebelumnya, video berdurasi 7 menit 28 detik tersebut merupakan siaran langsung dari akunt Facebook milik Tata Bin Daud, yang juga tim sukses (HALO) pada 13 Oktober lalu, sekitar pukul 19.00 WITA, yang mempertontonkan joget sekelompok ibu-ibu yang kebanyakan berbusana warna kuning diatas kapal KM Simba saat perjalanan pulang kampanye dari pulau Kaledupa menuju Wangiwangi.

Joget penuh kegembiraan tersebut diklaim sebagai pesta perayaan kemenangan pasangan HALO dalam pilkada 2020, sebelum tanggal 9 Desember mendatang.

Pena Maulid

Joget dengan iringan musik jingle HALO, tampak pemilik akunt dan salah seorang timses lainnya ikut berjoget, sambil berteriak sorai memberikan semangat kepada peserta joget.

“Angkat tangan ke atas. Satu kali lagi. Lanjutkan. Menang lagi di Kaledupa. Joget kemenangan,” teriak H. La Tata sapaan akrab Tata Bin Daud.

Sementara itu, rekan Tata Bin Daud meneriakan jika Arhawi -Hardin La Omo telah menang di pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko.

“Tomia, Kaledupa, Binongko. Aman,” sebutnya.

Berbeda rekan lainnya, meneriakan tidak akan menyewa kapal Nur Rizky untuk transportasi selama berkampanye. Seakan-akan mereka lebih nyaman menumpangi kapal mewah milik calon petahana, ketimbang kapal reguler rute Kaledupa-Wanci yang sering dicarter pasangan nomor urut 2, Haliana-Ilmiati Daud.

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.