Promo Pena

Nikmati Ayam Betutu Khas Bali di Kendari, Mampu Tingkatkan Imun Tubuh

PENASULTRA.ID, KENDARI – Cita rasanya yang pedas, kaya akan rempah, membuat orang terlena dengan kenikmatan hidangan khas Bali satu ini.

Yah, ayam betutu, sajian Pulau Dewata kini telah merambah ke beberapa kota di Indonesia, termasuk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kini masyarakat Kendari yang hendak menikmati makanan ayam betutu tak perlu lagi jauh-jauh ke Bali. Sebab, ayam betutu khas Bali kini hadir di Warung Mas Kardi yang terletak di pelataran Eks MTQ, tepatnya di depan Kantor Dinas Kehutanan Sultra.

Ayam betutu merupakan makanan khas Bali yang awalnya disajikan khusus pada upacara adat. Seiring perkembangan zaman, ayam betutu kini menjadi makanan sehari-hari dan salah satu wisata kuliner hingga di luar Bali.

“Ini kuliner khas Bali, tapi yang punya dan kerja semuanya muslim,” kata Kardi, Pemilik Warung, Senin 2 November 2020.

Ayam betutu olahan Warung Mas Kardi ini rasanya tak beda jauh dengan kuliner serupa di Bali. Seporsinya pun hanya seharga Rp28 ribu.

Selain rasa, makanan ini diyakini mampu meningkatkan daya imun bagi penikmatnya, sebab dioleh dengan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabe rawit merah, lengkuas, kencur, jahe, batang sereh, kunyit, ketumbar dan kemiri.

Sebelum mencicipinya, aroma rempah khas Bali sudah menusuk di hidung. Saat dimakan, rasa pedasnya sangat kuat.

Namun, bagi Anda yang tak suka pedas, tak usah khawatir karena level kepedasannya dapat dikurangi atau memilih ayam betutu goreng karena pedas dari kuahnya tidak begitu terasa.

Covid-19 Pemprov
Promo Pena

Tak hanya itu, di Warung Mas Kardi ini juga mewajibkan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 atau 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

Terlihat dari depan warung disediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer serta kursi yang disusun dengan jarak tertentu.

Bagi Anda yang ingin mencicipi makanan yang satu ini, Anda bisa datang pagi hingga pukul 22.00 Wita.

Penulis: Supyan
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.