Promo Pena

Pemda Konsel Raih Penghargaan LPPD Tiga Tahun Berturut-Turut

PENASULTRA.ID, KONAWE SELATAN – Kinerja pemerintah daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) di bawah kepemimpinan Surunuddin Dangga-Arsalim, diapresiasi Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI).

Promo Pena

Dinilai mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik selama kurun lima tahun belakangan, Mendagri memberikan penghargaan bagi Pemda Konsel sebagai kabupaten dengan capaian laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) tahun 2018-2019.

Atas prestasi itu, bupati non aktif sementara, Surunuddin Dangga mengaku sangat bangga dengan capaian Pemda Konsel.

Ia mengatakan, capaian itu sudah diterimanya selama tiga tahun berturut-turut, selama masa menjadi Bupati Konsel untuk periode 2016-2021.

Dikatakanya, penghargaan tersebut merupakan kinerja pemerintah daerah sesuai dengan evaluasi kinerja penyelengaraan pemerintah daerah (EKPPD) tahun 2018 dengan mekanisme tahun pelaksanaan 2018, lalu dievaluasi tahun 2019 kemudian diumumkan tahun 2020.

“Ini patut kita syukuri, karena itu adalah kerja tim semua,” ungkap Surunuddin disela-sela kampanyenya di Kecamatan Moramo Utara, Rabu 11 November 2020.

Menurut dia, diawal pemerintahannya, capaian LPPD Konsel masih kategori D, tetapi di tahun pertama menjabat sebagai kepala daerah, Surunuddin langsung menaikan dari D menjadi C Plus.

Promo Pena

Untuk di tahun ketiga ini, Surunuddin mampu menempatkan posisi capaian LPPD Konsel di skor 2.6610 dengan status nilai B Plus, atau sedikit lagi menuju ke nilai A.

“Memang di Konsel ini tidak mudah, saat saya pertama memimpin, kita star dari bawah mulai dari laporan keuangan hingga capaian LPPD Konsel yang masih kategori D,” ujarnya.

“Namun alhamndulilah kita saat ini sudah B Plus. Insyahallah harapan kedepan kita berikan yang terbaik untuk Konsel,” tambah politisi senior Golkar ini.

Indikator penilaian Kemendagri hingga Konsel meraih prestasi LPPD tahun 2018, lanjut Surunuddin bahwa yang dinilai mulai dari kinerja pemerintahan desa, pemerintah daerah, kerja-kerja dalam bidang keuangan, kinerja dalam menjalankan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM), hingga dalam penanganan masalah masyatakat.

“Indikatornya kinerja pemerintah daerah ini banyak,” ulasnya.

Dengan capaian tersebut, ia berharap masyatakat dapat melihat secara utuh. Sebab, prestasi kerja itu bukan hanya sebatas ucapan atau membanggakan diri, namun yang terpenting adalah bekerja, dan pada akhirnya kinerja itu akan dinilai dari berbagai sudut pandang.

“Intinya saya itu selalu bekerja, dan tidak mau menilai diri saya sendiri, nanti orang yang menilai. Karena saya sadar, sebagai manusia pasti banyak kekurangan,” jelasnya.

Penulis : Supyan
Editor : Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.