PENASULTRA.ID, JAKARTA – PT Vale Indonesia untuk sekian kalinya dianugerahi penghargaan Sustainable Business Awards (SBA). Kali ini Vale menyabet kategori Highly Commended.
Penghargaan Highly Commended diberikan atas komitmen PT Vale atas kekuatan dan kualitas program keberlanjutan dan kemajuan keberlanjutan yang dijalankan dengan baik bersama seluruh jajarannya.
Pengumuman penghargaan yang dihelat secara daring dihadiri oleh Head of Communication PT Vale, Bayu Aji, Kamis 2 Juni 2022.
Saat membuka award SBA, Presiden Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, Sustainable Business Awards adalah platform penghargaan berkelanjutan terkemuka sejak 2012 yang mengakui kepemimpinan luar biasa dalam praktik bisnis berkelanjutan.
“SBA tidak hanya sebuah seremonial, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan dan kreativitas untuk berinovasi secara kolektif demi masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” kata Shinta.
Sementara itu, CEO atau Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Febriany Eddy mengatakan, penghargaan ini diraih karena dukungan banyak pihak, tidak saja karyawan PT Vale, tapi juga dukungan masyarakat dan pemerintah yang secara bersama-sama hadir dalam menjalankan misi dan visi perusahaan.
“Terima kasih atas penghargaan ini, tentunya akan semakin memacu perseroan dalam menjaga komitmen keberlanjutan untuk keberlangsungan masa depan generasi penerus mendatang,” ujar Febriany.
Menurutnya, PT Vale memiliki konsen pada keberlanjutan, salah satunya pada komitmen dekabornisasi. Jika belum banyak pihak yang sadar memerhatikan, bahwa dekarbonisasi global memerlukan banyak unsur mineral dasar, salah satunya nikel.
Indonesia, memiliki banyak cadangan nikel, dan oleh karenanya, Indonesia memainkan peran yang penting.
“Kami percaya bahwa kami adalah bagian dari solusi terhadap dekarbonisasi, oleh karena itu, nikel yang kami hasilkan harus datang dari proses yang memenuhi unsur keberlanjutan, Khususnya proses rendah karbon. PTVI berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca dari lingkup 1 dan 2 hingga 33 persen pada 2030 dan menuju nol emisi karbon ada 2050,” beber Febriany.
Komitmen rendah karbon akan berlanjut di proyek baru PT Vale di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa.
“Terima kasih untuk dukungan pemangku kepentingan. Mari berjalan bersama untuk meraih target baru dengan keinginan besar untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, sekarang, dan untuk masa yang akan datang,” Febriany memungkas.
Discussion about this post