“Hal yang paling penting adalah mewujudkan pasokan air yang tahan iklim, mencegah kelangkaan sanitasi dan akses terhadap air minum. Untuk itu Indonesia mendorong pelibatan banyak pihak, bukan hanya pengambil kebijakan tapi juga para pakar, akademisi, hingga politisi agar dapat memecahkan masalah dan mencari solusi secara komprehensif,” terang Nani.
Sebagai informasi, World Water Forum ke-10 akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Peserta World Water Forum ke-10 meliputi semua anggota World Water Council (WWC), Pemerintah, organisasi internasional, akademisi, masyarakat sipil (termasuk pemuda), hingga sektor swasta.
Diperkirakan akan ada 350 sesi di forum yang akan dihadiri sekitar 30.000 peserta. Sebanyak 32 kepala negara anggota World Water Council, 190 pejabat setingkat menteri, serta 60 organisasi akan hadir pada World Water Forum ke-10 mendatang. Selain itu, mitra kerja sama yang akan hadir adalah UNEP, GIZ, World Bank, UNESCO, Deltares, ICHARM, HELP, JICA, KOICA, K-Water, ADB, ERIA, OECD, PT. PII, IWRA.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post