PENASULTRA.ID, JAKARTA – Membaca data pemilu-pemilu sebelumnya, siapa yang unggul di dua dari tiga wilayah terbesar di Indonesia yakni Jabar (34 juta pemilih), Jateng (27 juta pemilih) dan Jatim (30 juta pemilih), mereka yang akan menang. Dengan memasangkan Anies-Khofifah, pasangan ini diprediksi kuat akan memenangkan kontestasi Pilpres 2024.
Demikian diungkapkan Pengamat Kebijakan Publik Dr. Taufiqurokhman dalam keterangan persnya yang diterima Redaksi Penasultra.id, Jumat 27 Januari 2023.
Menurut Taufiqurokhman, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari awal ingin memasangkan Anies Rasyid Baswedan-Khofifah Indar Parawansa sebagai Capres-Cawapres. Namun hal itu terus tertunda karena Partai Demokrat masih menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Setelah diskusi panjang, hingga berbulan-bulan dan bahkan pergantian tahun (2022-2023), akhirnya deal. Kamis 26 Januari, Demokrat memutuskan untuk mengusung Anies.
Bagi Demokrat, AHY bukan harga mati untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Anies. Sampai di sini, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ayah AHY sekaligus ketua Dewan Pembina Partai Demokrat dianggap konsisten.
“Setuju Anies-Khofifah, tapi jangan halangi AHY untuk tampil,” begitu informasinya dari beberapa bulan lalu ketika SBY ditemui Jusuf Kalla (JK) di Cikeas.
Taufiqurokhman lantas membeberkan pertimbangannya jika Koalisi Perubahan mengusung Anies-Khofifah.
Pertama, kata dia, Khofifah kuat di Jawa Timur (Jatim). Mayoritas warga Jawa Timur itu Nahdhiyin. Selain Gubernur, Khofifah adalah mantan ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Pasar Khofifah di kalangan kaum perempuan Nahdhiyin juga sangat kuat. Majunya Khofifah sebagai Cawapres, besar kemungkinan akan mampu meraih lebih dari 50 persen suara warga Jawa Timur.
“Diprediksi bisa lebih besar dari suara yang diperoleh saat pilgub Jatim mengingat saat ini Khofifah adalah Gubernur Jatim. Sebagai Gubernur, prestasi, hasil kerja dan jaringan Khofifah tentu makin besar,” beber Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) itu.
Discussion about this post