Acara ini menghadirkan 700 pemuda dari berbagai negara anggota OKI untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan merumuskan solusi inovatif bagi tantangan global yang dihadapi oleh generasi muda.
Summit ini mengangkat tema “Strengthening Role of Youth Post OIC 2025 Programme of Action in Facing Global Challenges”, dengan fokus pada tiga isu utama: Finance & Industry, Humanity, dan Climate Change.
Para peserta mengikuti berbagai sesi panel diskusi, workshop, dan presentasi yang dirancang untuk berbagi ide, pengalaman, serta memperkuat jaringan antar pemuda.
Tokoh-tokoh yang hadir antara lain Tantan Taufik Lubis (Founder OIC Youth Indonesia), Astrid Nadya Rizqita (Presiden OIC Youth Indonesia), Yanju Sahara (Ketua Pelaksana OIC International Youth Summit), Adam Mulawarman Tugio (Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Luar Negeri RI), Dr. H. Jazilul Fawaid (Wakil Ketua MPR RI), dan H. Abdul Muhaimin Iskandar (Wakil Ketua DPR RI).
Dalam sambutannya, Tantan Taufik Lubis mengungkapkan visinya untuk mendorong generasi muda Islam menjadi pemimpin dunia.
“OIC Youth Indonesia telah membuka banyak peluang bagi ribuan pemuda untuk terlibat dalam kegiatan internasional,” ujarnya.
Astrid Nadya Rizqita juga menyampaikan pentingnya peran OIC Youth Indonesia dalam memperkuat hubungan antara OKP Islam di Indonesia serta mendorong keaktifan pemuda Indonesia di berbagai forum kepemudaan internasional.
Sementara itu, Dubes Adam Mulawarman Tugio menekankan tantangan yang dihadapi negara-negara OKI dan peran penting pemuda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan tujuan bersama.
Summit ini menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat peran pemuda OKI dalam menghadapi tantangan global, sejalan dengan Program Aksi OIC 2025 (OIC Programme of Action 2025).
Para peserta diajak untuk terus mendukung upaya OIC Youth Indonesia dalam menciptakan dunia yang lebih adil, damai, dan berkelanjutan.
Dengan terpilihnya kembali Astrid Nadya Rizqita sebagai Presiden OIC Youth Indonesia, diharapkan sinergi antara OKP dan OIC Youth Indonesia dapat semakin kuat untuk memperjuangkan kepentingan pemuda Indonesia di tingkat nasional dan internasional.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post