PENASULTRA ID, MUNA – Memasuki musim penghujan, pedagang di gedung Pasar Laino Raha, Kabupaten Muna terpaksa harus bekerja ekstra.
Atap digedung yang dibangun di zaman kepemimpinan Almarhum dr. LM H. Baharuddin tersebut telah mengalami kebocoran, akibatnya sejumlah pedagang yang berniaga di didalam gedung itu harus mengamankan jualannya dari guyuran air hujan. Jika terlambat sedikit, maka dipastikan jualan mereka bakal basah dan rusak.
Tidak sampai disitu, pasca hujan reda pedagang bergotong royong kembali untuk menguras dan mengepel air yang menggenangi lantai ubin dengan peralatan seadanya.
Kondisi ini tentunya menjadikan pedagang resah dan panik jika hujan mulai mengguyur. Mereka berharap masalah ini secepatnya mendapatkan solusi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna.
“Kalau sudah hujan kita siap-siap mi geser kita punya jualan, kalau terlambat sedikit pasti dikena air hujan, pasti rusak apalagi kalau jualan kosmetik atau pakaian,” keluh N (inisial), salah seorang pedagang di Pasar Laino Raha.
Discussion about this post