PENASULTRA.ID, JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA- dengan prospek stabil kepada PT Bank Jabar Banten Syariah (bank bjb syariah). Penilaian ini menunjukkan bahwa bank bjb syariah memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.
Peringkat ini didasarkan pada dukungan yang kuat dari perusahaan induknya, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb), yang memiliki 99,24% saham di bank bjb syariah.
Profil kredit standalone bjb syariah mencerminkan posisi pasar di atas rata-rata, tingkat permodalan yang kuat, dan profil likuiditas di atas rata-rata Namun, faktor-faktor seperti profitabilitas yang di bawah rata-rata dan kualitas aset yang moderat turut mempengaruhi penilaian tersebut.
Ita Garmeita, Direktur Bisnis sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) bank bjb syariah menyatakan rasa syukurnya atas penilaian yang diberikan oleh Pefindo.
“Peringkat ini mencerminkan komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada nasabah. Dukungan yang kuat dan sinergi dari pemegang saham bank bjb menjadi pendorong utama dalam pencapaian ini, dan kami akan terus berupaya meningkatkan profitabilitas dan kualitas aset kami,” ujar Ita dalam keterangannya, Senin 20 Mei 2024.
“Kami sangat optimis dengan kinerja keuangan yang telah kami capai, dan kami akan terus berupaya untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan nasabah kami,” tambah Ita.
Menurut laporan keuangan posisi Desember 2023, total aset bank bjb syariah meningkat 9,7% menjadi Rp13.649,9 miliar pada tahun 2023 dari Rp12.445,8 miliar pada tahun 2022. Sementara total ekuitas tumbuh menjadi Rp1.388,5 miliar pada tahun yang sama dari Rp1.331,3 miliar sebelumnya.
Discussion about this post