Data impor dan ekspor Sultra 2022 mengalami pertumbuhan, dimana nilai ekspor hingga 31 Agustus 2022 tercatat mencapai 3,431 juta dolar lebih, sedangkan untuk impor mencapai 1,697 juta dolar lebih.
“Dengan demikian, capaian ekspor dan impor kita pada Agustus 2022 mengalami peningkatan 35 persen dan untuk ekspor masih di dominasi dari sektor pertambangan,” kata Purwatmo.
Bea Cukai ditugaskan untuk ikut mendukung program pemulihan ekonomi nasional berdasarkan tugas dan fungsinya, yaitu menangani impor dan ekspor. Untuk ekspor produk kelautan didominasi oleh kepiting kaleng dan sektor pertanian belum ada ekspor sama sekali.
“Di tahun 2022 ini kami yakin makin banyak eksportir baru sehingga optimis bisa lebih meningkatkan lagi realisasi penerimaan. Kami melihat generasi muda mulai bermunculan untuk melakukan ekspor di Sultra,” Purwatmo memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post