“Kami tidak terlibat dalam politik praktis dan tidak akan pernah menjadikan organisasi kami sebagai alat kepentingan pihak luar,” tegasnya.
Olehnya itu, Fauzi menghimbau seluruh mahasiswa Universitas Lakidende agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Kami berharap seluruh civitas akademika tetap menjaga integritas dan menjadikan kampus sebagai tempat untuk berkembang secara intelektual, bukan sebagai arena politik,” pungkasnya.
Pernyataan BEM Unilaki ini muncul setelah beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa BEM Unilaki terlibat dalam penyebaran kegiatan ASR di lingkungan kampus. Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan kebingungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post