PENASULTRAID, JAKARTA – Keberhasilan cabang olahraga (cabor) angkat besi mendulang emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris tak terlepas dari dukungan yang diberikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo.
Hal ini disampaikan Pengurus Besar (PB) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI).
Menurut Sekjen PB PABSI Djoko Pramono mengatakan para atlet pendulang emas ini terbilang masih muda. Lifter Rizki Juniansyah masih berumur 21 tahun. Karena itu dia meyakini keduanya masih sangat mampu untuk bicara banyak di kancah multievent olahraga untuk empat tahun lagi.
“Tinggal induk organisasinya saja bagaimana. Supaya tidak tertinggal, maka terus siapkan kaderisasi. Tidak hanya dua cabang ini, tetapi cabang-cabang yang lain,” ucap Djoko, Rabu 14 Agustus 2024.
“Saya kira Bapak Menpora sudah memikirkan bagaimana caranya dan saya yakin di 2028 kita akan lebih banyak lagi perolehan medalinya. Insya Allah,” tambah Djoko optimis.
Sementara itu, Rizki Juniansyah mengatakan, bonus yang didapatkannya bakal dimanfaatkan untuk membangun dan renovasi sasana latih angkat besi di Banten yang telah membentuknya menjadi lifter saat ini.
“Ya memang saya terlahir dari situ, waktu kecil saya dirawat dan dilatih di situ dan alhamdulillah saya mendapatkan medali emas ini berawal dari situ,” kenang Rizki.
Rizki merencanakan untuk menabung sebagian dari bonus yang didapatkannya tersebut.
Discussion about this post