Sebab, ekonomi hijau dan pembangunan rendah karbon akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan sosial dengan tetap menjaga kualitas lingkungan.
“Oleh karena itu, perlu dilakukan kolaborasi dan komunikasi yang intensif antara berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan proses transisi menuju ekonomi hijau dapat dilakukan dengan baik,” ujar Doni.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Abdurrahman Saleh (ARS) mengatakan, pemda dan seluruh stakeholder harus duduk bersama untuk memikirkan bagaimana pertumbuhan ekonomi di Sultra.
“Upaya kolaborasi yang dilakukan ini terus ditumbuhkembangkan sehingga bisa tercipta iklim ekonomi yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata ARS.
Ia mengatakan, ekonomi Sultra menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan pasca pandemi Covid-19. Pada saat Covid-19 kondisi ekonomi kita menurun hingga -4 dan pada tahun ini sudah ada perubahan diangka pertumbuhan 5,07 persen.
“Ini menunjukkan bahwa kondisi Sultra mengarah pada perbaikan ekonomi yang optimal. Kemudian indeks pembangunan manusia di Sultra juga semakin meningkat,” ARS
Penulis: Yeni Marinda
Discussion about this post