PENASULTRA.ID, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyediakan uang tunai sebesar kurang lebih Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1443 H.
Nilai tersebut naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar Rp1,3 triliun.
Deputi Kepala Perwakilan (KPw) BI Sultra, Aryo Wibowo T. Prasetyo mengatakan, kebutuhan masyarakat akan uang tunai pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun 2022 diperkirakan sebesar Rp1,4 triliun.
“Rp1,35 triliun uang pecahan besar atau UPB dan Rp50 miliar uang pecahan kecil atau UPK,” kata Aryo, Selasa 5 April 2022.
Menurutnya, besarnya kebutuhan uang tunai tersebut didasari pertimbangan aktivitas masyarakat yang sudah semakin normal serta indikator transmisi Covid-19.
“Seperti kasus terkonfirmasi, jumlah perawatan pasien yang ada di rumah sakit, jumlah angka kematian yang semakin mengalami penurunan,” ujar Aryo.
Ia mengatakan, layanan penukaran uang rupiah akan dilakukan di 96 titik jaringan perbankan, yakni melalui loket penukaran di kantor cabang/kantor cabang pembantu/unit/kantor kas bank di wilayah Sultra.
“Sedangkan layanan kas BI akan dilakukan dengan skema kas keliling Wholesale dan retail dengan menerapkan protokol kesehatan,” beber Aryo.
Discussion about this post