“Sependek pengetahuan saya, atas pasal yang disangkakan seharusnya Ali Mazi sendiri yang melaporkan bila Ia merasa tersinggung bukan diwakili oleh sesiapapun. Inikan dia diwakili oleh ajudan, tapi kok diterima dan diproses juga dengan cepatnya?,” beber Endang.
Ketua Partai Demokrat Sultra ini meminta Ali Mazi meniru kesabaran para pemimpin seperti Jokowi dan Susilo Bambang Yudoyono (SBY).
Dimana ketika pendemo meminta SBY turun dengan membawa kerbau bertuliskan SBY. Tapi SBY tetap sabar dan tidak meminta kepolisian menangkap pelaku unjuk rasa tersebut.
“Jadi seharusnya Ali Mazi menjawabnya dengan kinerja, bertemu rakyat dan merespon aspirasi mereka, bukan dengan melaporkan mereka ke polisi,” sesal Endang.
Ia mengingatkan Ali Mazi-Lukman agar memanfaatkan waktu tersebut dengan efektif, dengan menunaikan janji-janji kampanye yang telah disampaikan kepada rakyat Sultra saat Pilgub.
“Karena kita semua menginginkan pemerintahan Ali Mazi-Lukman ini bisa Husnul Khatimah, berakhir dengan baik,” Endang memungkasi.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post