PENASULTRAID, BUTON TENGAH – Peraturan Presiden Nomor 153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) telah bergulir. Seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia diharapkan memiliki dokumen GDPK sesuai kondisi daerah masing-masing.
Di tingkat pusat telah disusun blue print pembangunan kependudukan.
Perwakilan BKKBN Sultra sendiri melalui Tim Kerja Pengendalian Penduduk hari ini 27 September 2024 melihat dari dekat keberadaan GDPK Buton Tengah dengan menggelar kegiatan “Pendampingan Penyusunan GDPK dan Penetapan Parameter Kependudukan dalam RPJMD menuju Satu Data Indonesia”.
Kegiatan tersebut digelar di ruang rapat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Buton Tengah (Buteng) dan dihadiri langsung oleh Plt. Kepala DPPKB Buteng, Jamuri. Sedangkan dari Perwakilan BKKBN Sultra hadir Ketua Tim Kerja Halakiemas, Mustakim bersama rombongan dari jajaran tim kerja Dalduk.
Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan secara resmi, Jamuri yang juga merupakan Staf Ahli Bupati Buteng menyampaikan rasa terimakasihnya. Ia merasa bangga dengan hadirnya ketua tim kerja halakiemas, Mustakim dari BKKBN Sultra.
“Saya baru kali ini bertemu langsung sama Dr H Mustakim. Tapi sebelumnya saya sudah sering membuka-buka buku karangan beliau yang berjudul Wawasan Kependudukan, Keluarga dan Moralitas Bangsa yang ada di meja kerja saya,” ujar Jamuri.
“Terus terang, saya suka sekali membaca buku beliau, bahkan saya mengira sebelumnya penulis buku tersebut adalah penulis profesional yang dari Jakarta atau tokoh nasional. Ternyata beliau adalah penduduk Sulawesi Tenggara. Kita harus merasa bangga punya beliau. Walaupun beliau sendiri tadi saat memperkenalkan diri menyebut kelahiran Cirebon Jawa Barat, tapi kan beliau sudah lama jadi orang Sultra,” Jamuri penuh semangat.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Halakiemas, Mustakim saat memberi sambutan dan juga diperkuat ketika menyajikan materi berharap kiranya GDPK Buteng yang telah selesai disusun dua tahun lalu benar-benar bisa menjadi acuan dan jendela dalam penyusunan RPJMD Buteng pasca pilkada nanti.
Discussion about this post