“Insya Allah sekarang kita lihat sudah banyak yang sinkron datanya dengan adanya Rumah DataKu dari Program BKKBN sangat membantu pemda,” tutur La Asari.
Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan terkait hasil SKI tahun 2023 angka prevalensi stunting di Busel meningkat 4,5 persen.
“Untuk perbaikan kedepan terkait pola asuh, pola makan, sanitasi dan lain lain akan diprioritaskan. Mudah mudahan prevalensi stunting di Busel tahun depan dapat diturunkan sebagaimana target yang telah ditetapkan,” La Asari memungkas.
Untuk diketahui, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dengan materi terkait pengelolaan Rumah DataKu dalam mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana dan Percepatan penurunan stunting.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post