“Karena itu saya bilang, desa ini bisa menjadi pelopor untuk mewujudkan kota tanpa TPA. Kenapa tanpa TPA? Karena sampah-sampah dikelola di setiap desa, jadi ga ada lagi sampah yang perlu diangkut ke TPA, artinya kan kita ga perlu TPA lagi. Bahkan sampah yang dikelola di desa-desa malah meningkatkan perekonomian desa,” tutup Syamsunar.
Untuk diketahui, workshop ini dihadiri oleh Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kemendes PDTT, Harlina Sulistyorini sebagai keynote speaker dengan pembicara lainnya yaitu Direktur Pelayanan Investasi Kemendes PDTT, Supriyadi, Asdep Kewirausahaan Pemuda Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Ing Hendro Wicaksono, Direktur Utama PT Humindo Mega Pratama selaku Produsen Industri Mesin Daur Ulang (Dalang), Syamsunar dan Direktur Eksekutif Youth Climatree Indonesia, Dr Robert E. Sudarwan.
Kemudian hadir juga utusan dari, Mabes TNI AD, Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren), Afara, Humindo Mega Pratama, Gitindo Livina Tama dan GreatEdu.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post