“Sasaran utama sebenarnya bagaimana kehidupan masyarakat terus berkembang dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal yang ada. Karena pemikiran-pemikiran itu sebenarnya muncul dari masyarakat sendiri. Kita hanya menyampaikan pengetahuan apa yang menjadi aspirasi mereka,” ungkap dosen Jurusan Tradisi Lisan UHO itu.
Sementara itu, Lurah Jati Mekar La Ode Sahidin mengaku berterimakasih dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal oleh pihak UHO. Sebab, tadinya tidak tau menjadi tau.
“Semoga dengan adanya kegiatan pemberdayaan ini bisa ditingkatkan lagi oleh masyarakat,” jelasnya.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post