PENASULTRA.ID, PALU – Tertembaknya dua buruan Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso pada Minggu subuh pukul 03.30 Wita kemarin, kian menyempitkan peluang Ali Kalora Cs untuk lolos dari pengejaran. Tapi di satu sisi, makin terbuka kesempatan Ali dan kawan-kawan untuk menyerahkan diri.
Jauh sebelum dua “anak buah” Ali Kalora tewas tertembak, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah (Sulteng) asal daerah pemilihan (Dapil) Poso dari Partai Golkar, Yus Mangun telah menyampaikan imbauannya.
Kali ini Yus kembali mengajak, Ali Kalora pentolan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) agar “turun gunung” menyerahkan diri.
Yus mengatakan, dirinya salah satu yang merasakan keinginan agar Poso bisa seperti sediakala, kondusif, adem, tenang dan penuh kedamaian, tanpa gangguan dari kelompok teroris dan semacamnya.
Apa yang dirasakan Yus, sebagai sebuah representasi keinginan agar Poso tak lagi dikacaukan gerombolan Ali Kalora ataupun kelompok kriminal lainnya. Sama seperti keinginan masyarakat Sulteng, khususnya yang ada di Kabupaten Poso.
“Makanya, saya mengimbau kepada Ali Kalora dan kelompoknya agar menyerah dan itu lebih baik,” kata Yus dalam keterangan persnya yang diterima redaksi Penasultra.id, Senin, 12 Juli 2021.
Dengan menyerahkan diri secara sukarela kata Yus, menunjukkan bahwa Ali Kalora seorang yang kesatria, besar jiwa, faham kondisi dan situasi yang sudah terdesak.
“Ayo saudaraku Ali Kalora menyerahlah, sebelum semuanya terlambat. Jika kamu Ali Kalora Cs menyerahkan diri, menunjukkan Ali adalah seorang yang cinta damai,” ujar Yus Mangun sembari berharap akan jaminan keamanan penuh buat Ali Kalora dkk nantinya.
Kerja keras Satgas Madago raya yang tak kenal lelah ditambah dorongan semangat langsung dari Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso yang turut dalam operasi adalah penyemangat moral tim.
Discussion about this post