Untungnya, secara refleks korban berhasil menghindar dari serangan awal. Pelaku kemudian kembali menyerang korban hingga mengenai lengan bagian kiri dan tangan kanan korban.
Istri korban yang saat itu berada di dalam mobil, langsung berteriak histeris dan meminta tolong. Pelaku kemudian melarikan diri sebelum warga lainnya datang untuk menolong korban.
“Saya juga tidak tau, tiba-tiba saya diserang. Mungkin dia target badanku, tapi saya refleks menghindar. Tapi tanganku yang kena,” ucap Irfan.
Warga yang yang mendengar kejadian tersebut, kemudian membawa korban ke RSUD Palagimata untuk diberikan pertolongan medis.
Akibat kejadian itu, korban mendapatkan 20 jahitan di tangan kanan dan 10 jahitan di lengan bagian kiri.
Sebelumnya, pada 5 Juli 2023 lalu, korban sempat mendapatkan ancaman dan intimidasi dari seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang berdinas di Kabupaten Buton Selatan (Busel).
Ancaman melalu pesan WhatsApp itu diterima, usai korban menulis pemberitaan terkait dugaan korupsi pembangunan bandara kargo Buton Selatan dimana Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton juga telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tersebut.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post