“Walaupun pasien sudah berusia dewasa namun literasi yang kami terapkan disini sama seperti literasi yang kami lakukan ke anak-anak usia sekolah dasar” kata Rahmad.
Menurutnya, kegiatan ini dilakukan rutin tiap minggu. Dimana kegiatannya dimulai dengan senam sebelum masuk kelas dan dilanjutkan dengan pembinaan dalam kelas berupa kegiatan melukis, membuat origami, menyusun puzzle, bercerita dan banyak lagi.
“Seminggu sekali pada hari Jumat dengan jumlah pasien yang biasanya lima sampai delapan orang. Tapi semenjak pandemi Covid,19 dikurangi hanya 4 orang saja” tutup Rahmad.
Penulis: Lalu Muh. Fadli
Editor: Yeni Marinda
Discussion about this post