“Pengerjaan struktur gedung tujuh lantai sudah rampung. kini sudah masuk pemasangan instalasi, kaca gedung dan pengecoran kubah,” ungkap Politisi Partai Nasdem ini.
Sementara pembangunan gedung Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah, kata Ali Mazi. tahap satu sudah dirampungkan empat lantai dengan biaya Rp94 miliar.
“Sedang tahap dua tahun ini dalam proses, karena menunggu pencairan dana dari PT. SMI,” ujarnya.
Pembangunan keseluruhan direncanakan akan menelan angaran Rp400 Miliar. Bangunan akan memiliki 17 lantai, didesain megah, fasilitas lengkap dan akan menjadi rumah sakit khusus jantung pertama serta menjadi rujukan khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
“Pembangunan rumah sakit jantung ini akan digenjot setiap tahun hingga selesai tepat waktu yakni pada 2022 mendatang,” beber Ali Mazi.
Menurutnya, kemajuan-kemajuan fisik yang dicapai dalam kurun waktu dua tahun dapat disimak pada ekspos kali ini. Sebab, akan disajikan sesuai dengan agenda yang ada dalam dokumen perencanaan, sehingga mudah ditelusuri dasarnya dan mudah disimak penjelasannya.
“Banyak hal yang kami lakukan, namun kami menyadari beberapa rencana belum tercapai, capaian-capaian kegiatan pembangunan ada yang belum sesuai harapan, karena kami berdua adalah manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan dan keterbatasan,” tutup Ali Mazi.
Penulis: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post