PENASULTRAID, JAKARTA – Focus group discution (FGD) dan grand launching pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Gaza Palestina, mengakhiri Bulan Solidaritas Palestina (BSP) bertema ”Urgensi Literasi dan Edukasi untuk Pembebasan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha” yang digelar Aqsha Working Group (AWG) sejak 4 hingga 29 November 2024.
Kedua acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu menjadi kegiatan pamungkas panitia BSP setelah selama sebulan menggelar 14 event berskala nasional dan internasional di berbagai kota di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Keseluruhan rangkaian kegiatan BSP ditutup secara resmi oleh Ketua BKSAP, Mardani Ali Sera di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat siang 29 November 2024 dengan memukul gong sebanyak tiga kali sekaligus menandai awal pembangunan RSIA Indonesia di Gaza Palestina.
”Saya merasa tidak berhak untuk memukul gong ini, tetapi menjadi merasa wajib melakukannya karena ini merupakan kerja besar semuanya. Mohon izin saya memukul gong bersama-sama,” kata Mardani sesaat sebelum memukul gong didampingi Pembina Utama AWG Imaam Yakhsyallah Mansur, Ketua Maemuna Center Ony Firyanti Hamidy dan Anggota DPR Fraksi PKS Lidya.
Mardani mengatakan, penutupan kegiatan BSP ini bukan merupakan akhir perjuangan mendukung bangsa Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya.
”Ini bukan akhir dari perjuangan kita, tapi justru awal kerja sama kolaborasi kita semua untuk memerdekakan Palestina,” ujarnya.
Usai menutup keseluruhan agenda BSP, Mardani langsung izin meninggalkan Gedung DPR menuju Kedubes Amerika Serikat (AS) untuk menggelar orasi International Day of Solidarity with Palestina People atau Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina yang diperingati setiap 29 November, bersama Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) pukul 15.00 WIB.
”Kebetulan sebagai Ketua BKSAP saya diminta ikut orasi di sana. Kita mau tendang itu zionis Israel laknatullah, dan kita akan terus suarakan tangkap dan penjarakan Netanyahu,” kata Mardani yang juga Ketua Badan Kehumasan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Discussion about this post