“Termasuk platform-platform asing dan umumnya tidak beredaksi atau dikendalikan oleh AI atau artificial intelligence. Algoritma raksasa digital cenderung mementingkan sisi komersial saja dan hanya akan mendorong konten-konten recehan yang sensasional,” Jokowi menambahkan.
Ia melihat banyak berita beredar yang mengorbankan kualitas isi dan jurnalisme otentik. Pemberitaan seperti ini tidak boleh mendominasi kehidupan masyarakat Indonesia.
“Ini yang kita akan semakin Kehilangan. Hal semacam ini tidak boleh mendominasi kehidupan masyarakat kita. Media konvensional yang beredaksi semakin terdesak dalam peta pemberitaan,” Jokowi memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post