“Kita prediksi, kenaikan cabe dan tomat ini akan turun diawal bulan Juli 2021. Karena petani kita saat ini sudah ancang-ancang siap panen,” ujarnya.
Siarah tak menampik jika produksi petani cabe maupun tomat belum mampu memenuhi permintaan pasar se kabupaten Bombana yang saat ini terus meningkat.
“Untuk menstabilkan harga cabe dan tomat, pemerintah punya program Kampung Cabe. Dimana para petani hortikultura yang ada di kecamatan Lantari Jaya, Poleang Utara, Poleang Timur dan Tontonunu, akan kita genjot pengembangan tanaman cabe dan tomat ini,” tuturnya. .
Siarah yakin, jika program pengembangan tanaman komoditi cabe dan tomat berjalan maksimal.
“Sehingga permintaan pasar di kabupaten Bombana tidak lagi tergantung dari daerah lain,” jelasnya.
“Semoga kedepannya program pengembangan petani holtikultura terus dikembangkan,” pungkasnya.
Penulis : Zulkanain
Editor: Basisa
Discussion about this post