Kesbangpol akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi juga BPIP dalam mengawal pelaksanaan kegiatan anggota Paskibraka pasca melaksanakan tugas di peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Dari kegiatan tersebut pula akan dipilih 7 orang sebagai Duta Pancasila dan akan ditempatkan pada desa-desa, membaur bersama masyarakat untuk melihat secara langsung dinamika yang terjadi di masyarakat.
“Program ini sudah menjadi pola pembinaan secara nasional,” ujar Amirudin menegaskan.
Mantan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muna ini lantas menjelaskan bahwa salah satu tugas Duta Pancasila yakni, untuk mengkreasi pendekatan baru agar Pancasila secara nalar bisa diterima sebagai panduan hidup berbangsa dan bermasyarakat hingga akhirnya menjadi living ideology.
Duta Pancasila, harus menjadi aktor transformasi Pancasila. Tak hanya menjadi retorika semata, tetapi benar-benar dapat diterapkan walau sesederhana apapun.
Bagi Duta Pancasila, Amirudin berharap bisa memanfaatkan berbagai teknologi dan media menebarkan narasi dan konten-konten positif dengan semangat toleransi dan persaudaraan kepada sesama, kapan dan dimanapun berada.
“Selain itu, pihak Kesbangpol, Dinas Pendidikan serta BPIP mengimbau kepada pihak sekolah agar purna Paskibraka yang ada di sekolahnya masing-masing akan terus dipantau untuk memberikan teladan kepada rekan-rekannya yang ada di sekolah bahkan dalam kehidupan bersosial di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” pungkas Amirudin.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post