PENASULTRA.ID, JAKARTA – Melihat pentingnya isu air di dunia, World Water Council bersama Pemerintah Indonesia siap menggelar event 10th World Water Forum (WWF) di Bali pada 18-24 Mei 2024 mendatang. Selaku tuan rumah, Indonesia siap membuka diri untuk berkolaborasi mengatasi krisis air global.
Mengusung tema “Water for Shared Prosperity”, ajang 10th WWF akan digelar dengan beragam rangkaian acara seperti diskusi panel, fair and expo, cultural night, dan kegiatan menarik lainnya.
Pada diskusi panel akan menghadirkan beragam subtema yakni Water for Humans and Nature, Water Security and Prosperity, Disaster Risk Reduction and Management, Governance, Cooperation and Hydro Diplomacy, Sustainable Water Finance, dan Knowledge and Innovation.
Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat global untuk mengikuti pendaftaran Early Bird. Fase pendaftaran ini mulai dibuka pada 18 Mei hingga 18 November 2023. Kriteria peserta yang dapat mendaftarkan diri yakni pemimpin atau perwakilan organisasi internasional, perwakilan negara, aparat dalam negeri, akademisi, masyarakat sipil terutama pemuda, dan perwakilan sektor swasta.
Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon mengaku optimis Indonesia mampu menjadi tuan rumah dan mengajak seluruh elemen masyarakat global untuk menciptakan solusi bersama atas permasalahan air di dunia.
“Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara diharapkan mampu menjadi panutan bagi negara-negara lain, terutama negara Asia Tenggara dalam hal pengelolaan air. Diharapkan 10th World Water Forum dapat dimanfaatkan sebagai ajang pertukaran informasi mengenai isu air dan menciptakan kesepakatan bersama mengenai pengelolaan air yang baik,” ujar Loïc Fauchon dalam keterangannya, Senin 22 Mei 2023.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, gelaran 10th WWF menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk bisa saling bersinergi dengan berbagai pihak, baik dalam dan luar negeri.
“Kesempatan ini patut dimanfaatkan dengan maksimal untuk Indonesia ‘unjuk gigi’ di mata dunia dan meningkatkan kualitas infrastruktur pengelolaan air dalam negeri. Diharapkan ajang gelaran 10th World Water Forum dapat mengantarkan kita kepada masa depan yang lebih cerah,” ujar Basuki.
Discussion about this post