PENASULTRA.ID, MOROWALI – Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Morowali Ikhsan Arisandhy kembali angkat bicara.
Kali ini, Ikhsan menyoroti pernyataan sikap Ketua DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara (Sultra), Karmin yang kini ramai dipublikasikan media di Kendari.
Dengan tegas, putra asli Desa Moahino, Kecamatan Wita Ponda, Kabupaten Morowali itu menyebut, pernyataan Gubernur LIRA Sultra tersebut sebagai upaya untuk menyesatkan opini publik.
“Itu pernyataan yang berupaya menyesatkan dan menandakan mereka tidak memahami esensi permasalahannya. Mereka ingin menggiring opini publik bahwa masalah jetty di Matarape adalah tentang konflik antara Tiran dan KDI,” kata Ikhsan, Minggu 22 Mei 2022.
Padahal, menurut mantan Ketua LMND Kendari itu, baik JAMAN maupun Pemda dan DPRD Morowali telah berulang kali mengurai masalah tersebut dengan menampilkan berbagai fakta.
Bahwa, apa yang diperjuangkan masyarakat bersama Pemda Morowali adalah soal harkat dan martabat daerah terkait dengan keberadaan terminal khusus (Tersus) atau jetty milik PT Tiran Indonesia yang berada di Desa Matarape, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Miris! Orang-orang ini kan sebelumnya mengecam, bahkan ada yang meminta kepolisian menutup jetty tersebut. Tapi sekarang malah berbalik arah seolah bertindak sebagai jubir perusahaan. Ini ada apa? Tapi, biar publik saja yang menilai. Itu sudah biasa terjadi, tidak perlu heran. Cukup dimaklumi saja,” beber Ikhsan.
Di kesempatan ini, mantan aktivis PRD Sultra itu kembali menegaskan, persoalan jetty di Matarape bukan konflik antar dua perusahaan sebagaimana yang dimaksud Gubernur LIRA Sultra. Akan tetapi, soal adanya kegiatan operasional yang patut diduga izinnya bermasalah.
“Sudah berulang-ulang kami sampaikan. Dan sekarang kami tegaskan kembali bahwa kami tidak perduli dengan konflik antara KDI dan Tiran. Bahkan saat ini keduanya saya katakan tidak berhak mengklaim jetty tersebut. Karena keduanya sama-sama belum mengantongi izin resmi di Morowali,” tegas Ikhsan.
Discussion about this post