Sekertaris Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Muna itu mengaku predikat yang diraihnya tidak lantas membuatnya merasa luar biasa. Sebab, masih banyak lebih baik dari proper yang dirinya buat.
Hanya saja, tambah dia mungkin tim penilai, melihat berbeda dengan standarisasi dan kecerdasan yang mereka punyai sebagai tim penilai dalam kegiatan PKA wilayah Sulawesi Tenggara.
Masih kata Ikhsan, semua proses yang dicapainya dipercayakan sepenuhnya kepada tim penilai dalam hal ini BPSDM Sultra yang punya domain untuk itu.
*Karena kegiatan PKA ini ada standarisasi atau SOP baku dari LAN atau Lembaga Administrasi Negara tentang kurikulum, maupun penilaian,” ujar Ikhsan.
“Terima kasih banyak untuk semuanya. Dan apabila ada salah-salah kata, dan tutur perbuatan selama dalam proses kegiatan PKA ini kami mohon maaf,” pungkas Ikhsan sembari berharap kedepannya bakal lahir kader-kader muda Muna yang berinovasi melebihinya sehingga mampu mengharumkan kembali nama daerah.
Sekedar diketahui, KPA angkatan V tahun 2021, Pemda Muna mengutus 14 peserta untuk mengikuti ajang tersebut.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post