PENASULTRA.ID, WAKATOBI – Sejumlah kader partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Kabupaten Wakatobi beramai-ramai mengundurkan diri dari partai besutan Surya Paloh tersebut.
Pengunduran itu dilakukan usai diberhentikannya Abdul Rahim (AR) dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Wakatobi.
Pengunduran diri tersebut resmi disampaikan melalui surat pernyataan sikap sejumlah mantan pengurus DPD Nasdem Wakatobi disertai dengan aksi pelepasan dan pembuangan atribut partai ke tempat sampah.
Mantan Wakil Ketua Bidang Pengkaderan dan Pendidikan Politik DPD Partai Nasdem Wakatobi, Ali Nafsahu mengatakan, pengunduran diri itu sudah dilakukan oleh 27 orang dari pengurus DPD dan 49 orang pengurus DPC yang berada di tujuh kecamatan seKabupaten Wakatobi.
Pengurus Nasdem di 100 Dl desa/kelurahan di Wakatobi juga menyatakan diri mengundurkan diri dari partai Nasdem.
“Pasca ketua kita diganti, kader kita sebanyak 1.900 yang memiliki kartu tanda anggota atau KTA tercatat dalam sistem digital partai Nasdem juga menyatakan diri mundur. Ada yang sudah sampaikan secara tertulis. Ada juga yang baru menyampaikannya secara lisan,” kata Ali Nafsahu, Rabu 22 Februari 2023.
Menurutnya, mundurnya sejumlah kader dan mantan pengurus Nasdem disebabkan oleh pencopotan Abdul Rahim yang dinilai tidak melalui mekanisme partai, tetapi dilakukan dengan cara yang tidak sehat sehingga menimbulkan kekecewaan bagi kader lainnya.
Tak hanya mundur, kader dan mantan pengurus Nasdem bahkan pindah ke Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
“Untuk itu kita mundur dan bergabung dengan PKN di bawah komando pak Umar Samiun untuk wilayah Sultra dan Ali Munir untuk daerah Wakatobi. Semoga dengan pindahnya kami, Insya Allah kita bersama-sama membesarkan PKN di Wakatobi dengan memanfaatkan pengalaman kita di Nasdem,” ujar Ali Nafsahu.
Discussion about this post