Hati lebih bisa menimbulkan luka.
Apa solusi bagi kami kaum perempuan?
Perempuan itu rahim peradaban,Ia mengubah amarah menjadi kasih sayang. Perempuan itu rumah cinta di bawah telapak kakinya adalah surga. Memberdayakannya adalah kesejahteraan.
Untuk itulah kita butuh hati
Jika marah kembalilah ke hati
Jika rindu kembalilah ke hati
Jika kecewa kembalilah ke hati
Hati adalah bahasa universal
Terletak di dekat lengan untuk melindungi merangkul.
Atas nama perempuan,,, Mari mendidik atas nama Hati, karena hati mendidik dengan cinta. Ini bahasa generasi perempuan tak bisa kuliah hanya karena ekonomi.
Mari bergerak atas nama Hati, karena hati tidak mengintimidasi Sssttt… ini bahasa ibu – ibu PKH.
Mari berjuang bersama Hati, karena hati adalah bahasa cinta kaum perempuan. Sedih rasanya,,, ini bahasa ibu – ibu yang membutuhkan dokter spesialis kandungan.
Demikian narasi puisi yang dibacakan Halisa, milenial kaum gender pengharap perubahan untuk masa depan ribuan milenial di Wakatobi, Binongko pada khususnya.
Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post