“Era media sosial yang mudah dan cepat membawa efek lain yaitu berita kebohongan dapat menjadi kebenaran dengan memainkan emosi dan perasaan sedangkan fakta tidak lagi menjadi hal utama dalam menentukan sebuah kebenaran,” ujarnya.
Jenderal infantri berbintang empat ini pun mengapresiasi kemampuan dan cara berpikir kritis serta pengetahuan yang luas dari generasi saat ini. Hal ini tentunya menjadi potensi yang harus dipupuk, dikembangkan dan diarahkan untuk kemajuan bangsa dan negara.
Kasad Dudung berpesan bahwa mahasiswa sebagai generasi milenial harus ikut aktif menyuarakan penggunaan media sosial secara bijak dan cerdas di masyarakat. Cita-cita harus diperjuangkan sebagai jalan untuk menyumbangkan karya terbaik bagi bangsa dan Negara.
Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof.Dr. Yuliandri menyampaikan terima kasih kepada Kasad atas atensinya kepada mahasiswa. Pengalaman dan pengetahuan yang disampaikan dapat menggelorakan semangat kebangsaan mahasiswa, sekaligus mendasari sepak terjang kaum milenial dalam membangun bangsa.
“Besar harapan dengan kehadiran Kasad dapat mengobarkan semangat seluruh civitas akademika Universitas Andalas dalam bingkai mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Profesor Yuliandri saat membawakan sambutan.
Editor: Jamil
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post