PENASULTRA.ID, KENDARI – Sejumlah keluarga yang terindikasi dan beresiko terdampak stunting mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Korem 143 Haluoleo, Selasa 4 Oktober 2022.
Penyerahan bansos yang dilakukan secara simbolis di Aula Makorem Kendari ini merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 77.
Penyerahan bansos ini diawali dengan penyuluhan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Penyuluhan yang diberikan tersebut tak lain adalah terkait dengan stunting.
Di antaranya, mengenai pengertian stunting itu sendiri, ciri-ciri stunting, resiko stunting, dampak stunting jangka pendek dan jangka panjang. Kemudian, pentingnya mengatasi stunting di mulai dari 1000 hari pertama kehidupan dan penyuluhan tentang program Bangga kepada keluarga yang terindikasi dan beresiko stunting.
Pada penyuluhan tersebut Koordinator Bidang Adpin Perwakilan BKKBN Sultra, Agus Salim kembali menekankan pentingnya memahami 4 Terlalu (4T). Yakni, terlalu tua untuk melahirkan, terlalu muda melahirkan, terlalu rapat dalam melahirkan dan terlalu sering melahirkan.
“Dengan menghindari 4T maka bayi yang lahir dapat memperoleh pola asuh yang baik sehingga dengan demikian maka asupan gizi yang diberikan juga akan tercukupi sehingga anak yang dilahirkan dapat terhindar dari stunting,” ujarnya.
Discussion about this post