Dengan kondisi tersebut Askolani menyampaikan harapannya agar para kader tetap semangat dalam menjalankan tugasnya. Kemudian, ia juga berpesan agar kader KB, kader PKK, dan bidan desa tetap kompak demi tercapainya penurunan angka stunting di Kabupaten Banyuasin.
Dalam kegiatan tersebut Bupati Banyuasin juga secara simbolis menyerahkan bantuan operasional kepada kader yang hadir.
Sebelum membuka temu kader, Bupati Askolani mengajak Kepala BKKBN Hasto Wardoyo melihat kondisi wilayah Banyuasin dari udara melalui helikopter.
Sementara itu, Direktur Pengelolaan Lini Lapangan BKKBN I Made Yudhistira Dwipayana dan Motivator IMP Rukman Heryana menyampaikan materi tentang motivasi kepada para kader TPK.
Rukman menjelaskan peran BKKBN salah satunya adalah menjaga jarak kelahiran dan penundaan usia perkawinan. Peran kader KB sebagai pengelola program lini lapangan merupakan ujung tombak keberhasilan program BKKBN di lapangan yang dapat disinergikan dengan kegiatan Posyandu.
Para kader adalah bagian dari masyarakat pengelola Posyandu perlu melakukan inovasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan Posyandu sehingga para ibu tertarik untuk datang dan membawa anaknya ke Posyandu secara rutin untuk memantau proses tumbuh kembang anak sehingga dapat mencegah terjadinya resiko stunting sejak dini.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post