“Filmnya memang sangat mendidik. Film ini dapat membentuk karakter anak kita supaya bisa bersikap lebih baik kepada orangtua, melaksanakan ibadah tepat pada waktunya dan ada syariat-syariat Islam yang baik yang disampaikan di film ini. Mudah-mudahan film ini nantinya dapat dinikmati oleh seluruh anak-anak yang ada di Indonesia,” paparnya.
Kesaksian beberapa tokoh di atas adalah hanya sebagian kecil yang muncul kepermukaan dari sosial media, pemberitaan lokal maupun nasional. Banyak penonton Indonesia pun telah memaknai, meresapi dan mensyukuri hadirnya film SAHDU ditengah masyarakat.
Kesuksesan film SAHDU ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Novandrian, Produser Film SAHDU mengungkapkan rasa terima kasihnya atas antusiasme dan dukungan semua pihak.
“Film SAHDU per Senin malam kemarin (2/10) telah disaksikan lebih dari 150.000 penonton,” ungkapnya.
Tidak hanya kemasan, soundtrack lagu ‘Ibu’ karya Natta Reza, serta alur cerita dan visualisasi film yang berkualitas, ternyata sentuhan cerita dan pesan mendalam dari film ini juga mampu menggerakkan kalangan komunitas, sponsor, influencer, pejabat dan tokoh daerah serta media untuk terus mendorong lebih banyak lagi masyarakat menonton film ini.
“Semua kini terlibat secara bergotong royong melejitkan dan membesarkan film ini. Bahkan kini sedang dijajaki undangan pemutaran film dari negara tetangga untuk menghadirkan film SAHDU di bioskop-bioskop Malaysia. Ini tentunya akan menaikkan kembali prestasi dan kebanggaan film Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Novandrian.
Kini, film SAHDU sudah dapat dinikmati di hampir seluruh jaringan XXI, CGV, Cinepolis atau New Star Cineplex di banyak wilayah Indonesia. Sejak 15 September, tiketnya juga sudah dapat dipesan secara online melalui aplikasi M-Tix dengan sistem advance ticket sales/online pre-sale booking.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post