PENASUTRA.ID, KENDARI- Salah satu klinik swasta yang telah dibangun pihak Islamic Center Muadz Bin Jabal (ICM) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah resmi beroperasi pada April 2022.
Layanan Kesehatan yang diberi nama klinik utama Muadz Medical Center ini diresmikan oleh Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir pada Minggu 17 April 2022. Peresmian itu pula ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Dibangun di Jalan Prof Abdurrauf Tarimana, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, membuat klinik ini terlihat indah karena lokasi pembangunan yang cukup strategis.
Klinik tersebut pun dibangun untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesehatan masyarakat melalui layanan berbasis keislaman. Di dalamnya telah disiapkan layanan medik dasar maupun umum yang menyediakan pelayanan perorangan maupun layanan umum.
Klinik Muadz Medical Center didirikan melalui kerjasama sahabat Muaz Indonesia sejak tahun 2021 lalu. Pihak ICM juga menjadikan klinik ini sebagai alternatif pilihan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di kota kendari dan sekitarnya.
Proses pelayanan telah dimulai dan segenap jajaran medis dan pimpinan ICM menaruh harapan yang sangat besar bagi masyarakat kota kendari untuk bisa mendapat pelayanan prima melalui kerja profesional pihak medis.
Menurut data dari pihak ICM, ada yang menjadi visi atas pelayanan di klinik ini yakni, memberikan pelayanan yang aman, nyaman, bersahabat sesuai dengan norma dan standar yang berlaku. Setelah itu, mengutamakan prinsip amanah transparan dan akuntabel dalam pengembangan layanan.
Kemudian, mengutamakan kemaslahatan bagi umat dan berperan dalam mengembangkan dakwah dan meningkatkan kesejahteraan serta mengedepankan kerja profesional semua pihak yang berperan dalam layanan klinik tersebut
Klinik ini juga mencoba menjadi klinik pertama yang menerapkan prinsip dakwah dan syariah dalam pelayanan kepada keluarga yang berkunjung. Profesionalitas para medis pun diuji untuk mampu memberikan sentuhan dakwah pada para pasien. Termasuk memberikan layanan zikir pagi dan petang pada pasien muslim rawat inap
Petugas medis pun ditekankan untuk memberi layanan tuntunan ibadah berwudhu dan sholat bagi pasien yang tak bisa duduk dan hanya bisa berbaring. Selain itu, memberikan pelayanan rohaniawan pada pasien rawat inap. Begitupula dengan menjaga privasi aurat bagi kaum pria dan wanita.
Dilihat dari segi fasilitas, Klinik Utama Muadz Medical Center ternyata tak kalah saing dari fasilitas kesehatan milik pemerintah. Mereka telah menyiapkan fasilitas penunjang yang cukup memadai seperti,Lahan parkir, parkiran ambulans, ruang tunggu, ruang pendaftaran dan rekam medik.
Adapula ruang unit gawat darurat (UGD), Poli knilik, Pojok Laktasi, Laboratorium, ruang Instalasi farmasi, Gudang, ruang perawatan, kantor, dan air bersih.
Discussion about this post