“Dengan latihan singkat itu kami ditargetkan tujuh medali emas. Untungnya ada atlet Sultra yang ikut pelatnas sehingga kami bisa menyumbangkan medali emas,” Sofiyanto menambahkan.
Senada, Dayumin mengatakan, KONI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra terkesan menutup mata dan telinga atas pencapaian prestasi putra dan putri daerah yang telah mengibarkan bendera merah putih di Vietnam.
“Pastinya sangat kecewa, apalagi SEA Games 2021 Vietnam telah berakhir tapi sampai saat ini KONI selaku induk organisasi olahraga di Sultra bahkan lembaga olahraga di Sultra serta Pemda hanya menutup mata dan telinga,” Dayumin memungkas.
Namun demikian, diakuinya, masih ada sumbangsih dan dukungan dari beberapa pihak yang cukup peduli terhadap keikutsertaan para atlet Sultra disetiap kejuaraan dayung.
Sementara itu, pihak KONI Sultra hingga berita ini ditayangkan belum dapat dikonfirmasi.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post