“Untuk tamu VVIP kami siapkan 75 bibit. Kami perkiraan penanaman akan dilakukan pada siang hari sekitar pukul 11-12 siang, saat air surut,” ujar dia.
Ia menyebut, 20 ribu bibit akan ditanam di lahan seluas 4 hektare di kawasan Teluk Kendari.
“Rencananya penanam mangrove juga akan melibatkan masyarakat, komunitas pencinta alam, pramuka saka wana bakti, green leader Indonesia,” tuturnya.
Sebelum ke Teluk Kendari, Menteri LHK melakukan kunjungan ke Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) mengecek rencana pelepasliaran Anoa dan Rusa yang juga direncanakan oleh Presiden.
Ketua PWI Sultra Sarjono mengaku, sengaja memasukkan pelepasliaran satwa dalam salah satu agenda HPN karena momen itu belum pernah dilakukan selama ini.
“Menurut saya ini momen langkah di Indonesia karena selama ini kalau tanam pohon sudah biasa,” tandas Sarjono.
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post